Affandi Koesoema merupakan salah satu tokoh Indonesia yang bergerak dalam bidang seni lukis. Dia dikenal sebagai maestro seni lukis tidak hanya di Indonesia saja, bahkan juga memiliki nama besar di dunia Internasional.

Affandi Koesoema adalah putra dari R. Koesoema, seorang mantri ukur di pabrik gula di Ciledug, Cirebon. Tokoh seni lukis bersejarah ini dilahirkan di Jawa Barat pada 1907 dan meninggal pada 23 Mei 1990. Dan hari ini, Google Doodle memperingati hari lahir Affandi Koesoema ke 110.

Affandi Koesoema, Google Doodle 01 Mei 2017
Affandi Koesoema, Google Doodle 01 Mei 2017

Sebelum menjadi pelukis, Affandi pernah menjadi guru dan pernah juga bekerja sebagai tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop di Bandung. Pekerjaan ini tidak lama digeluti karena Affandi lebih tertarik pada bidang seni lukis.

Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah Hendra Gunawan, Barli, Sudarso, dan Wahdi. Saat itu, Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni lukis di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938, melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerjasama saling membantu sesama pelukis.

Ketika Republik Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945, banyak pelukis ambil bagian. Gerbong-gerbong kereta dan tembok-tembok ditulisi antara lain “Merdeka atau mati!“. Kata-kata itu diambil dari penutup pidato Bung Karno, Lahirnya Pancasila, 1 Juni 1945. Saat itulah, Affandi mendapat tugas membuat poster, dan poster yang merupakan ide Soekarno itu menggambarkan seseorang yang dirantai tetapi rantainya sudah putus. Yang dijadikan model adalah pelukis Dullah. Kata-kata yang dituliskan di poster itu (“Bung, ayo bung“) merupakan usulan dari penyair Chairil Anwar.

Dalam perjalanannya berkarya, pemegang gelar Doctor Honoris Causa dari University of Singapore tahun 1974 ini dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak. Sehingga seringkali lukisannya sangat sulit dimengerti oleh orang lain terutama oleh orang yang awam tentang dunia seni lukis jika tanpa penjelasannya.

Karya-karyanya yang dipamerkan ke berbagai negara di dunia, baik di Asia, Eropa, Amerika maupun Australia selalu memukau pecinta seni lukis dunia. Dan semasa hidupnya, Affandi Koesoema telah menghasilkan lebih dari 2.000 karya seni lukis.

Sumber: Wikipedia

Semoga bermanfa’at dan sukses selalu untuk kita semua