Cassini–Huygens adalah pesawat luar angkasa yang diluncurkan pada 15 Oktober 1997 oleh NASA, ESA, dan ASI. Ruang pesawat ini didesain menjadi 2(dua) bagian utama yaitu Pengorbit Cassini dan Satelit Huygens. Bagian Pengorbit Cassini adalah milik NASA dan dinamai oleh seorang astronom Italia-Perancis Giovanni Domenico Cassini, dan bagian Satelit Cassini adalah milik ASI yang dinamai oleh seorang Astronom yang juga ahli matematika dan ahli fisika Belanda Christiaan Huygens.

Pada 1 Juli 2004, pesawat Cassini-Huygens memasuki orbit Saturnus dan satelit Huygens berpisah dari pengorbit dan mendarat di satelit Saturnus pada 25 Desember 2004.

Google Doodle hari ini, 26 April 2017

cassini spacecraft dives between saturn and its rings
Cassini spacecraft dives between saturn and its rings-Google Doodle 26 April 2017

Pesawat tanpa awak Cassini ini terus mempelajari sistem Saturnus di tahun-tahun berikutnya, dan terus beroperasi sampai April 2017. Namun, sejak 30 November 2016 sumber bahan bakar pesawat ini semakin berkurang untuk melakukan orbital lebih lanjut. Oleh karena hal tersebut, Cassini memutuskan untuk masuk ke tahap akhir proyek tersebut. Rencananya Cassini akan menyelam melalui cincin luar Saturnus 20 kali, sekali dalam tujuh hari. Pesawat ruang angkasa akan memasuki area yang belum tersentuh sampai titik ini, mendapatkan tampilan paling dekat dengan cincin luar Saturnus. Tahap akhir pertama cincin tersebut berlangsung pada tanggal 4 Desember 2016.

Saat ini, rencananya Cassini akan dihancurkan saat menyelam ke atmosfir planet ini pada 15 September 2017 pada saat akan menyiarkan gambar terakhirnya. Metode penghancuran ini dipilih untuk menghindari kontaminasi biologis potensial pada bulan Saturnus.

Sumber: saturn.jpl.nasa.gov dan Wiki

Semoga bermanfa’at dan sukses selalu untuk kita semua