Datang ku kedunia seni

Tidak demikian senang

Tapi dunia irama dengan segala keanihannya ini

Kini telahpun menjadi sebati dengan diriku

Menjadikan aku riak

Walau dalam seduka mana pun

Jalan hidup selalu panjang bagi setiap manusia

Tuhan menganugerahkan berbagai pengalaman

Merencahkan hidup makhluknya

Dan jalan yang demikian panjang ini

Kulalui dengan rasa duka dan ria

Dengan tangis dan ketawa

Dan pada setiap waktu

Aku rakamkan segala ini

Dan menyanyikan sepenuh hati

Untuk dunia dan isinya

Memang aku dengar tepuk sorak dan jerit riang

Yang begitu ghairah menyannjung laguku

Tapi sebagai penyanyipun

Aku punyai latar dan detak hidup yang biasa

Hidupku masih sebagai manusia kerdil lainnya

Dan terkadang-kadang

Aku menjadi sepi juga di tengah-tengah kesibukan manusia

Aku menjadi pilu pula di tengah-tengah nilai dan ketawa mereka

Dan sepanjang jalan yang basah dan sepi itu

Terkadang-kadang aku hanya di temani

Tiang-tiang lampu yang berdiri sepi

Terlalu sayu tapi masih tetap bermakna bagi hidupku

Sebagai manusia biasa

Aku telah dibesarkan oleh air perigi

Dan tangan kasih seorang ibu tua

Didewasakan oleh rasa rindu

Dan luka kekecewaaan manusia remaja

Aku menyanyikan segala ini

Segala lagu pilu yang meremukkan hatiku

Dan aku menyanyikan juga lagu ria

Yang lebih banyak menyembunyikan kedukaan sanubariku

Semata-mata untuk menghiburkan peminat-peminat ku

Aku menjadi terlalu lara dalam ria

Dan pada ketika aku duka pun

Aku masih tetap akan cuba menyatakan

Wajah kedukaan yang lebih bererti

Karena aku percaya dan aku tahu

Cinta yang pernah kulalui adalah ranting-ranting patah

Tapi masih juga tetap berguna bagi diriku

Yang mudah kecewa dan di kecewakan

Dan itulah, itulah inti dari suara hati dan laguku selama ini

Aku juga adalah pecinta budaya

Yang merasa amat bahagia menyanyikan lagu-lagu warisanku

Dan betapa moden pun diriku

Betapa goyahpun mekar akar hidup timurku

Aku tetap menyatakan sesuatu dengan kemesraan

Kehalusan dan kesederhanaan bahasa resam dan adat bangsaku

Aku tidak pernah menjadi barat di tengah-tengah timur

Dan aku tetap manusia timur di tengah-tengah barat

Lagu-lagu baru dariku

Hanyalah pernyataan dari suara dan musim baru

Dari detak dan angin dunia yang serba tergugat dan berubah

Lagu-lagu baru ini adalah semangat

Dan keharuan anak-anak bangsa sendiri

Dan aku sampaikan segala ini dengan seluruh kesedaran

Lebih sebagai suatu kepuasan seni dari pada hanya

Satu kegilaan atau kejaran musim modern yang tidak menentu

Di bawah langit yang jernih ada pelangi yang amat indah

Aku terasa kan sesuatu kesayuan yang ria

Dan jalan hidup yang panjang

Betapa gemetar pun akan tetap ku lalui

Memberikan satu kehidupan yang bermakna

Dan aku akan tetap memberikan suara dari hati yang jujur dan mesra

Bolehkah?

Ya, bolehkah kau membalasnya dengan pelangi yang amat indah