Perasaan mendapat kerja untuk pertama kalinya pasti membanggakan. Pekerjaan pertama merupakan pembuktian kalau Anda telah dewasa dan mandiri.

Gaji pertama yang didapatkan biasanya digunakan untuk menraktir teman-teman, diberikan untuk orangtua, atau dinikmati sendiri. Wajar jika gaji pertama digunakan untuk bersenang-senang, tapi jangan jadikan kebiasaan ini. Karena jika dijadikan kebiasaan, tak heran kalau setelah dua tahun bekerja Anda sama sekali tidak punya aset.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam mengelola gaji pekerjaan pertama yang biasanya tidak terlalu besar :

  1. Gunakan aplikasi kelola keuangan yang ada di smartphone anda. Selain mencatat, Anda juga bisa mengatur budget untuk konsumsi, transportasi, hiburan, dan sebagainya. Ketika budget sudah habis, tandanya Anda harus stop menghabiskan uang.
  2. Punya goal financial. Biasanya kebanyakan orang menghabiskan banyak uang untuk konsumsi dan menunda menabung. Dengan mempunyai goal financial misalnya bisa beli rumah setelah lima tahun bekerja, atau bisa punya mobil setelah tiga tahun bekerja, Anda akan lebih fokus dalam mengatur keuangan. Ketika ada godaan diskon, Anda teringat tujuan besar untuk memiliki rumah atau mobil.
  3. Cari alternatif hiburan murah. Setelah sibuk bekerja pastinya anda ingin meluangkan waktu sejenak untuk menghilangkan penat dengan pergi mencari hiburan seperti di mall, cafe , atau conton bioskop dan ketika Anda mencatat pengeluaran dan sadar pengeluaran untuk hiburan cukup besar, ini artinya saatnya untuk mencari alternatif hiburan lebih murah. Misalnya makan di mal diganti dengan masak bersama di rumah teman, dan frekuensi nonton dikurangi menjadi piknik di taman.
  4. Ikuti tips dari orang sukses. Ada banyak anak muda sukses di luar sana. Tips dari perencana keuangan finansial belum tentu sesuai diterapkan oleh Anda. Tapi sesama anak muda pasti memahami tantangan dan kendala yang Anda hadapi. Coba berselancar di blog-blog anak muda  yang membahas soal finansial. Berguru lewat mereka cocok bagi Anda yang tidak menyukai tips-tips kaku dengan bahasa yang terlalu serius.