Martingale adalah salah satu sistem trading yang dimaksudkan untuk menjaga modal ketika seorang trader sedang mengalami kerugian. Secara sistematis gampangnya adalah, jika kita melakukan jual/beli di pasar dan mengalami kerugian, maka untuk selanjutnya kita melakukan open posisi kembali dengan penggandaan lot dari nilai lot awal.

Ilustrasi 1:
BUY pertama lot 1$(rugi)
BUY ke-2 lot 2$(untung)

Ilustrasi 2:
BUY pertama lot 1$(rugi)
BUY ke-2 lot 2$(rugi)
BUY ke-3 lot 4$(rugi)
BUY ke-4 lot 8$(untung)

Nah, dari cara tersebutlah diharapkan keuntungan dari kerugian sebelumnya. Martingale juga bisa dikatakan sebagai salah satu cara untuk keseimbangan dari Money Management akun. Dan hampir semua trader pernah menggunakan sistem tersebut.

Namun yang perlu dipahami adalah, strategi martingale ini memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Jika sistem yang kita terapkan benar maka selamatlah balance kita dari kerugian. Namun jika yang terjadi sebaliknya, maka kita akan kehilangan modal dengan nilai yang sangat besar.

Saran saya, jika memang disuatu kondisi kita dihadapkan dengan penerapan sistem martingale ini, maka sebaiknya jangan terburu-buru melakukan entry lanjutan. Lakukan analisa yang lebih bijak dan hitung MM akun Anda, karena ini dimaksudkan sebagai penyelamatan modal alternatif. Namun menurut saya pribadi, saya akan lebih memilih untuk close posisi tersebut meski dalam keadaan rugi jika memang analisa lanjutan kita salah arah.

Semoga bermanfa’at dan sukses untuk kita semua…